18 June 2008

Busway dan Petepete Gunakan One Day One Ticket

Sumber: Tribun Timur, Makassar, www.tribun-timur.com

Rencana Pemerintah Kota Makassar ini tidak terdengar lagi kabar beritanya.


TRIBUN TIMUR MAKASSAR RSS
Rabu, 05-12-2007 
Busway dan Petepete Gunakan One Day One Ticket
Makassar Akan Dilayani 48 Unit Busway
 
Makassar, Tribun - Pemerintah Kota Makassar telah menyusun konsep sistem one day one ticket untuk pelayanan angkutan umum. Konsep ini rencananya akan diterapkan paling tidak dua atau tiga tahun ke depan.
"Sekarang yang harus dipersiapkan adalah regulasinya (peraturan daerah) dan aspek manajerialnya," ujar Kepala Bagian Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Rusmayani Majid, di Balaikota, Makassar, Selasa (4/12).
 
Konsep sistem transportasi itu disosialisasikan oleh bappeda di Hotel Singgasana, Makassar. Hadir dalam sosialisasi camat se-Makassar dan asosiasi sopir angkutan umum. Konsep one day one ticket dipaparkan Konsultan Perencana Tata Kota Makassar, Danny Pomanto.
Konsep one day one ticket diakui diadopsi dari negara-negara maju. Nantinya akan berlaku untuk busway dan angkutan umum petepete (feeder). Dengan konsep ini, warga berlangganan dalam menggunakan angkutan umum, untuk digunakan sehari, seminggu, atau sebulan.
Tidak ada transaksi uang di dalam angkutan karena warga membeli tiket untuk berlangganan. Kemudian dibentuk manajemen koordinasi operasional angkutan umum oleh pemerintah kota. Angkutan dibayar berdasarkan jarak, bukan banyaknya penumpang. Para sopir digaji.
"Keuntungan dari dari sistem ini adalah mengurangi kemacetan lalu lintas. Angkutan kota tidak berebut penumpang, bersaing, saling mendahului, dan bertumpuk di halte. Sedikit atau banyak penumpangnya, mobil tetap jalan," lanjut Rusmayani.
Sistem ini juga dinamai mass rapid transit (MRT) di mana angkutan umum hanya transit di halte. Nantinya di Makassar, tidak ada terminal pasif (berhenti lama) untuk angkutan umum. "Terminal transit di basement Karebosi nantinya merupakan contoh terminal MRT, kata Rusmayani. Rencananya, Makassar akan dilayani 48 unit busway.

Keuntungan Rp 602 Miliar Per Tahun
KONSULTAN Tata Ruang Kota Makassar, Danny Pomanto, punya hitung-hitungan terhadap konsep one day one ticket ini. Keuntungan yang bisa diraup dari operasionalisasi angkutan umum dengan sistem ini, katanya, mencapai Rp 602 miliar per tahun.
"Nilai ini muncul berdasarkan hitung-hitungan," katanya. Jika memang benar, nilai itu setara dengan separuh nilai APBD Kota Makassar tahun 2008. Danny menjelaskan, setiap hari terdapat 514.579 penumpang untuk seluruh trayek. Rata-rata warga mengeluarkan uang Rp 7.000 untuk membayar angkutan umum. Maka jumlah total uang untuk membayar angkutan umum mencapai Rp 3,6 miliar.
Makassar akan memiliki 48 bus untuk enam koridor busway. Biaya operasional setiap bus Rp 3 juta per hari. Totalnya Rp 144 juta per hari. Sementara untuk seluruh jalur feeder Makassar akan memiliki 5.500 unit petepete. Biaya operasional setiap petepete Rp 200 ribu per hari. Maka totalnya 1,1 miliar per hari.
"Jika digabungkan biaya operasional busway dan feeder-nya, jumlahnya Rp 1,2 miliar per hari. Ditambah operasional lainnya Rp 200 juta. Maka keuntungan harian pengelolaan sistem ini Rp 2 miliar. Dalam setahun, keuntungan mencapai Rp 602,5 miliar," kata Danny.


--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

Uang Beredar di Bisnis Petepete Makassar Hampir Rp 2 Miliar Per Hari

Surat kabar Tribun Timur, Makassar (www.tribun-timur.com), melansir data Jaringan Kerja Penataan Transportasi Perkotaan (JKPT) mengenai jumlah petepete atau angkutan kota:
* Terdapat 5.111 unit petepete yang beroperasi di 13 rute
* Jumlah rata-rata penumpang sebanyak 514 ribu orang per hari

Mari menghitung berapa banyak uang yang berputar di bisnis ini. Bila 5.111 unit petepete rata-rata membelanjakan Rp 50 ribu untuk bensin, maka sehari, pompa bensin (SPBU) di Makassar mendapatkan Rp 255.550.000 dari petepete saja.

Jumlah penumpang petepete 514 ribu orang setiap hari. Artinya, uang yang masuk ke kocek sopir rata-rata 1.542.000.000 sehari dengan asumsi setiap penumpang mengeluarkan Rp 3.000 (tarif sekarang hanya satu rute).

Terbayang betapa menggiurkannya bisnis petepete.

Setidaknya 10.200 sopir menggantungkan hidupnya di bisnis petepete. Itu dengan asumsi setiap petepete ada dua sopir. Satu sopir utama, satunya cadangan.


--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

Makassar Kota Seribu Petepete (Angkutan Kota)


ADA 5.111 unit angkutan kota atau sering disebut petepete di Makassar. Padahal, idealnya cuma 2.700 unit saja untuk kota besar di luar Jawa ini. Selain sebagai kota sejuta bos, kota sejuta ruko, kota seribu demonstrasi, Makassar layak dijuluki kota seribu petepete.

Akibat kelebihan jumlah petepete itu, terlihat beberapa hal: jalan-jalan Makassar tidak hanya semakin semrawut, tapi juga kian macet. Waktu tempuh untuk satu rute menjadi lebih lama, yang artinya, bensin yang dihabiskan semakin banyak. Pada saat yang sama, jumlah penumpang setiap petepete juga makin berkurang.

Tidak jarang petepete lari kosong atau lari dengan dua-tiga penumpang.

Pukulan untuk bisnis petepete bertambah dengan kemudahan pembeli mendapatkan sepeda motor. Berbekal uang muka Rp 500 ribu, motor sudah bisa dibawa pulang ke rumah. Cicilannya pun ringan, sekitar Rp 400 ribu sebulan. Jumlah itu lebih sedikit ketimbang harus bayar petepete pulang-pergi dari rumah ke kantor, dari rumah ke sekolah, atau dari rumah ke kampus.

Petepete tidak hanya bersaing dengan petepete untuk memperebutkan penumpang. Moda angkutan itu bersaing dengan dealer sepeda motor, dan kelihatannya mereka kalah.

Ini berita surat kabar Tribun Timur, Makassar, tentang petepete
http://tribun-timur.com/view.php?id=80276&jenis=Kota

Rabu, 04-06-2008 
Rasionalisasi Petepete, Pemkot Rancang Trayek Baru
Makassar, Tribun - Pemerintah Kota Makassar sedang berusaha merancang trayek baru bagi petepete (angkot) tanpa menambah jumlahnya. Trayek baru itu, selain untuk lebih menjangkau warga, juga untuk merasionalisasi petepete.
"Jumlah petepete pada jalur-jalur yang ada sekarang sudah sangat tidak berimbang dengan kebutuhan warga. Sementara ada beberapa rute belum tersentuh. Ada beberapa trayek yang sedang kita godok," ujar Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, di Makassar, Selasa (3/6).
 
Berdasarkan data Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sulawesi Selatan 2007 lalu, jumlah petepete di Makassar sebanyak 5.111 kendaraan yang melayani 14 trayek. Padahal berdasarkan kajian MTI, Makassar hanya membutuhkan tak lebih dari 2.700 petepete saja.
Trayek yang paling banyak memiliki armada petepete adalah trayek D jurusan Makassar Mal- Daya-Sudiang. Ada 1.199 petepete yang beroperasi setiap hari. Padahal hanya ada 127.406 penumpang. Dengan jumlah penumpang sebanyak itu, trayek D hanya membutuhkan 580 armada saja.
"Mereka (sopir petepete) selalu berpikir itu rute gemuk. Betul dilihat dari jumlah penumpangnya. Tetapi rasionya tidak imbang dengan jumlah petepete. Makanya tidak heran jika satu penumpang ditunggu tiga petepete. Di sisi lain, banyaknya petepete yang berhenti menimbulkan kemacetan," kata Ilham.
Jumlah petepete yang tidak rasional dengan jumlah penumpang inilah yang akan didistribusikan dalam beberapa rute baru. Tentu tanpa menambah jumlahnya. Ilham mencontohkan, trayek Pasar Butung-Makassar Mal-Barombong adalah salah satu yang akan diadakan.
Jika jumlah petepete cukup rasional dengan jumlah penumpang di Makassar, kenaikan tarif petepete pada kenaikan harga BBM berikutnya tidak akan terlampau tinggi. Permintaan sopir dan pengusaha agar tarif naik 30 persen adalah karena load factor (tingkat keterisian) sangat rendah.


--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

Toyota Memimpin Penjualan Mobil di Sulawesi Selatan, Menyusul Suzuki dan Daihatsu


Toyota masih memimpin penjualan mobil di Sulawesi Selatan, demikian data yang dipublikan surat kabar Tribun Timur, Makassar.
Link: http://tribun-timur.com/view.php?id=72764&jenis=Front

Data penjualan mobil di Sulawesi Selatan
(Berdasarkan data Samsat Makassar Januari-Februari 2008)

* Jumlah mobil yang terjual sebanyak 1.578 unit
* Toyota memimpin pasar dengan volume 430 unit atau dengan pangsa pasar 27,2 persen.
* Suzuki yang membukukan penjualan 277 unit
* Daihatsu 257 unit
* Honda 187 unit
* Mitsubishi 102 unit
* Nissan 90 unit
* Isuzu 59 unit
* Hino 59 unit.


Minggu, 13-04-2008 
Toyota Masih Raja Mobil
Jual 937 Juta Per Hari; Suzuki dan Mitsubishi Masuk Tiga Besar; Penjualan Honda Meningkat
 
Jakarta, Tribun - Toyota kian mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar otomotif di Indonesia.
Toyota mencatat angka tertinggi untuk penjualan triwulan pertama 2008 (Januari, Februari, Maret) pada seluruh segmen jenis mobil.
 
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Johnny Darmawan, Sabtu (12/4), mengungkapkan data yang dilansir Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
"Meskipun masih tetap ada tantangan menghadapi dampak dari kondisi perekonomian global yang kurang pasti, kami berharap pasar otomotif nasional akan tetap stabil, didukung dengan aneka product movement yang akan hadir tahun ini," kata Johnny.
Untuk segmen kendaraan jenis Sedan misalnya, market share Toyota mencapai 41 persen.
Toyota mencatat angka penjualan 3.548 unit. Toyota mengandalkan mobil Vios, Limo, All New Corolla Altis, dan Camry untuk segmen sedan.
Pada segmen 4x2 nonsedan, Toyota juga memimpin dengan 37.306 unit atau market share mencapai 43,1 persen.
Di segmen ini, Toyota mencatat penjualan tertinggi karena mobil mereka seperti Avanza, Innova, dan Rush yang memang paling banyak diminati.
Begitu pula di segmen 4x4, Toyota juga di posisi teratas dengan market share mencapai 40 persen.
Maret lalu, dua produk Toyota yang baru-baru ini meluncurkan varian terbarunya telah mencatatkan kenaikan penjualan yang cukup signifikan.
All New Corolla Altis melonjak 143 persen dibanding penjualan Februari lalu, sedangkan Yaris meningkat 52,6 persen pada periode yang sama.

Sedangkan penjualan Toyota pada segmen sedan di triwulan I-2008, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, telah mencatatkan kenaikan hingga 308 persen.
Kenaikan tersebut lebih besar daripada yang dialami oleh oleh pasar segmen sedan secara nasional, yaitu sebesar 177,3 persen.
Komposisi tiga besar pasar sedan ini adalah Toyota (41 persen), Honda (31,8 persen), serta Suzuki (14,3 persen).
Untuk segmen 4x2 nonsedan, penjualan Toyota meningkat 134,4 persen dibandingkan triwulan pertama 2007 lalu.
Komposisi tiga besar tahun ini adalah Toyota (43,1 persen), Suzuki (15,5 persen) dan Daihatsu (14,7 persen).
Pada segmen ini, angka penjualan tertinggi tetap dipegang oleh Avanza (16.158 unit) serta Kijang Innova (14.033 unit). Daihatsu Xenia menyusul di posisi ketiga dengan 7.668 unit.
Total penjualan nasional selama triwulan pertama 2008 adalah 135.607 unit, meningkat 160,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dilihat dari komposisi market, Toyota stabil pada peringkat pertama dengan penjualan mencapai 45.096 unit, disusul oleh Mitsubishi (19.878 unit), dan Suzuki (18.706 unit).
Pasar Sedan Toyota adalah di kelas mini sedan Vios dan Limo. Corolla dan Camry menjadi market leader di kelasnya masing-masing.
Pasar Kendaraan 4x2 untuk low adalah Avanza tetap memimpin dengan pangsa pasar mencapai 46,5 persen.
Demikian pula Kijang Innova, dengan pangsa pasar 68,2 persen di kelas 4x2 Medium MPV.
Toyota Yaris terjual 2.555 unit atau 18,5 persen di kelas 4x2 Medium Mini, dan Rush berhasil menguasai 33,1 persen pasar 4x2 Medium SUV dengan jumlah unit 2.865.
Pasar kendaraan 4x4, Toyota Fortuner tetap menjadi market leader di kelas Medium dengan penjualan 207 unit atau pangsa pasar 47 persen selama triwulan pertama 2008.
Segmen kendaraan komersial, penjualan nasional di pasar kendaraan komersial triwulan pertama 2008 mencapai 39.902 unit. Toyota menguasai 10 persen pasar dengan penjualan 3.994 unit.
Toyota Dyna adalah penyumbang terbesar penjualan Toyota di pasar ini dengan angka 2.460 unit atau 16,5 persen market share kelas 2 ton, selain Hilux yang menguasai 23 persen pasar kelas 4x2 Medium Komersil dengan penjualan mencapai 3.893 unit.
Melonjak
Secara keseluruhan, penjualan mobil pada triwulan I-2008 melonjak cukup tinggi, mencapai 60,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pada triwulan pertama 2007, sebanyak 84.337 unit mobil terjual. Bandingkan dengan penjualan triwulan pertama 2008 yang mencapai 135.598 unit.
Data Gaikindo mencatat penjualan Januari sebesar 41.381 unit , Februari (47.503 unit), dan Maret (46.714 unit).
Toyota tetap teratas dengan angka penjualan mencapai 45.058 unit (lihat, Toyota Menguasai).
Honda
Meski memimpin di seluruh segmen, Toyota tetap mewaspadai pesaingnya, terutama dari Honda.
PT Honda Prospect Motor (HPM) berhasil melakukan penjualan mobil pada triwulan pertama tahun 2008 sebesar 12.789 unit atau naik 46 persen dibanding penjualan di periode yang sama tahun 2007 yaitu sebesar 8.746 unit.
Hingga bulan Maret 2008 mobil Honda menguasai pangsa pasar di Indonesia sebesar 9,4 persen.
Khusus Maret, Honda berhasil membukukan penjualan sebanyak 4.339 unit.

"Seiring pertumbuhan pasar otomotif yang cukup baik di awal tahun ini, sebagian besar produk Honda juga mengalami peningkatan penjualan dibanding bulan sebelumnya. Dengan posisi ini, kami yakin pangsa pasar Honda akan terus meningkat hingga akhir tahun ini," kata Direktur Marketing & After Sales Service PT HPM, Jonfis Fandy.
Di kelas medium SUV, Honda CR-V terus mencatat angka penjualan yang tinggi dan menjadi market leader di segmennya dengan peraihan pangsa pasar sebesar 55 persen.
Honda CR-V berhasil membukukan penjualan sebanyak 1.367 unit pada bulan Maret.
Total penjualan Honda CR-V sepanjang tahun 2008 ini mencapai 5.074 unit.
Sementara Honda Jazz, produk andalan Honda di kelas low MPV, tetap memegang angka penjualan tertinggi di antara jajaran produk-produk Honda.
Di bulan Maret sendiri Honda Jazz berhasil terjual sebanyak 1.710 unit naik 16 persen dibandingkan bulan Februari lalu yang terjual sebanyak 1.471 unit.
Dengan begitu total penjualan Honda Jazz di sepanjang tahun 2008 ini telah mencapai 4.844 unit dengan peraihan pangsa pasar 10% di kelasnya. Sedangkan produk MPV Honda lainnya, Honda Odyssey pada Maret ini terjual sebanyak 117 unit.

Pasar Sulsel
Dihubungi terpisah, Operational Manager PT Hadji Kalla, Syarif Amir, mengatakan, pada triwulan pertama 2008, PT Hadji Kalla (main dealer Toyota area Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara), mengatakan, menguasai 40 persen pasar mobil di segmen comersial car.
Sedangkan di segmen noncomersial, kontribusinya lebih besar dari comercial car, khususnya di segmen non sedan 4x2.
Di segmen ini MPV 4x2 low, yaitu Avanza paling banyak memberikan kontribusi bagi Hadji Kalla (HK), mengalahkan penjualan Kijang Innova. "Tapi, saya tidak tahu data penjualannya karena baru-baru dari umrah," katanya.
Berdasarkan data Samsat Makassar Januari-Februari 2008, jumlah mobil yang terjual sebanyak 1.578 unit. Toyota memimpin pasar dengan volume 430 unit atau dengan pangsa pasar 27,2 persen.
Posisi kedua dan seterusnya masing-masing Suzuki yang membukukan penjualan 277 unit, Daihatsu 257 unit, Honda 187 unit, Mitsubishi 102 unit, Nissan 90 unit, Isuzu 59 unit, dan Hino 59 unit.
Di kelas sedan, Toyota membukukan penjualan 24 unit, diikuti Honda dan Hyundai masing-masing 20 unit, serta Kia-Mazda-Ford juga masing-masing satu unit. Di kelas non sedan 4x2, Toyota membukukan penjualan 340 unit.
Diikuti, Daihatsu 227 unit, Suzuki 217 unit, Honda 167 unit, Nissan 76 unit, dan Isuzu 31 unit, serta merek lain 41 unit. Sementara di kelas non sedan 4x4, Toyota membukukan penjualan lima unit, yang diikuti Ford dan Mazda sebanyak satu unit.

--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

Bajaj Masuk Makassar, Transportasi Makin Semrawut?

Setiap bulan, dealer mobil di Makassar rata-rata menjual lebih dari 500 unit mobil. Setiap bulan pula, dealer motor menjual lebih 1.000 unit.

Artinya, setiap bulan, jalan-jalan di Kota Makassar mendapat tambahan pengguna baru lebih 500 mobil dan lebih 1.00 motor.

Sementara itu, penambahan badan jalan sangat seret. Dapatlah dimengerti bila makin lama Makassar makin mendekati penyakit Jakarta dan kota-kota besar lainnya: jalanan tidak saja macet tapi semrawut.

Beda dari Jakarta, Makassar lebih parah karena di sini ribuan becak beroperasi bebas. Kendaraan roda tiga itu seperti raja jalanan. Belum lagi mobil-mobil truk yang berseliweran di dalam kota.

Petepete (angkutan kota) juga kian banyak. Pertumbuhannya seolah tidak terkontrol.

Dapatlah dibayangkan bagaimana suasana jalan-jalan di Makassar: penuh becak, sepeda motor, mobil pribadi, truk. Di beberapa ruas jalan ada juga pagandeng, penjual sayur mayur yang menggunakan sepeda. Ada juga bemo, becak motor (roda dua maupun roda tiga).

Pokoknya ramai. Persisnya pusing.

Jumlah kendaraan yang banyak sementara pembangunan ruas jalan yang tak sebanding pelan-pelan menggiring kota ini menuju kota neraka. Transportasinya akan menjadi masalah serius.

Sekarang, muncul rencana ada bajaj. Rame, rame.


Sumber: Tribun Timur, Makassar
http://www.tribun-timur.com/view.php?id=83263&jenis=Makassar

Rabu, 18-06-2008 | 21:37:22 
Herry Iskandar Akan Hadiri Opening Bajaj Makassar
Laporan: Eki Sakkirang, ekhymaldini@yahoo.com
 
Makassar, Tribun - Untuk memberikan layanan yang maksimal bagi pelanggannya, Bajaj (baca: Bajaj) yang hadir di Makassar awal tahun ini, akan meresmikan main dealernya PT Kumala Prima Auto (KPA)/Bajaj Makassar, Kamis (19/6) besok.
 
Grand Opening kantor yang beralamat di Jl Kumala (eks diler Chevrolet) akan dibuka secara resmi oleh direksi Kumala Motor Group, termasuk Presdir Kumala Motor Group Ricky Tandiawan, dan rencananya akan dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Andi Herry Iskandar.

M Edwin AJ Penaggung Jawab Global Communication, media partner even dan promosi Kumala Motor Group, mengatakan hal itu di Makassar, beberapa menit lalu. Menurutnya, Bajaj Makassar, menyediakan layanan penjualan, servis, dan suku cadang.

"Pembukaan kantor ini menegaskan keinginan kami untuk memberikan layanan sebaik-baiknya bagi pelanggan Bajaj," tegasnya. Apalagi, respon konsumen terhadap Bajaj cukup baik.

Selain meresmikan kantor baru, Bajaj Makassar (PT Kumala Prima Auto) juga dijadikan momen soft launching generasi Pulsar, yaitu XCD 125 cc dengan harga Rp 13,5 juta. Kehadiran XCD melengkapi motor sport sebelumnya, yaitu Pulsar 180 cc dan Pulsar 200 cc.

Dia menambahkan bahwa KPA juga akan menawarkan kemudahan mendapatkan sepeda motor sport Pulsar. Bajaj memadukan fashion dan teknologi baru. Desainnya agresif, gagah, dan bodi kekar, yang terpancar dari dari postur bodi yang aerodinamis dan atletis.

Dibanding motor sport sekelas, seperti Yamaha Scorpio, Honda Mega Pro, dan Honda Tiger, motor yang telah di pasarkan sejak April, lebih terjangkau.(*)


--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

tribun-timur.com Sajikan Laporan Pertandingan Italia vs Perancis di Euro 2008 Secara Live

www.tribun-timur.com yang dikelola surat kabar Tribun Timur, Makassar, menyajikan laporan pertandingan Italia vs Perancis secara live. Simak indeks laporannya yang mulai diupdating jelang, pada saat, dan setelah pertandingan selesai.

Link: http://www.tribun-timur.com/indexmks.php?jenis=Makassar%20Saat%20Ini

Makassar Saat Ini
Rabu, 18-06-2008 | 05:43:09
Tribun Timur Euro Update: Donadoni-Domenech Terancam Didepak
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 05:42:25
Tribun Timur Euro Update: Belanda Gasak Rumania 2-0
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 05:41:22
Tribun Timur Euro Update: Regenerasi Perancis
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 05:40:24
Tribun Timur Euro Update: Raja Bola Mati
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 05:39:21
Tribun Timur Euro Update: Italia Lolos ke Perempatfinal
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 05:38:13
Tribun Timur Euro Update: Menit ke Menit Italia vs Perancis
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 04:41:05
Tribun Timur Euro Update: Italia Berpesta, Perancis Menangis
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 04:33:24
Tribun Timur Euro Update: Van Persie Hancurkan Rumania
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 04:26:55
Tribun Timur Euro Update: Pirlo Diganti, Perannya Tak Tergantikan
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 04:23:15
Tribun Timur Euro Update: Buffon Luar Biasa
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 04:10:34
Tribun Timur Euro Update: Gooooooooooollllllllllllll, De Rossi Cetak Gol Kedua Italia
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 04:04:29
Tribun Timur Euro Update: Perancis Masih Tekan Italia
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 04:02:08
Tribun Timur Euro Update: Gollll, Belanda Sementara Menang 1-0
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 03:51:15
Tribun Timur Euro Update: Pirlo Bintang, Cassano Buruk
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 03:45:21
Tribun Timur Euro Update: 10 Pemain Perancis Dominasi Pertandingan
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 03:40:36
Tribun Timur Euro Update: Italia Berpeluang, Belanda Main Bagus Tapi Masih 0-0
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 03:37:38
Tribun Timur Euro Update: Italia Masih Unggul 1-0
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 03:15:56
Tribun Timur Euro Update: Gollllllllllllll, Pirlo Sukses Eksekusi Penalti
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 03:13:02
Tribun Timur Euro Update: Abidal Dapat Kartu Merah
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 03:10:57
Tribun Timur Euro Update: Italia Dapat Hadiah Penalti
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 02:57:02
Tribun Timur Euro Update: Ribery Cedera Menit Ke-9
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 02:54:00
Tribun Timur Euro Update: Luca Toni Payah
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 02:25:50
Tribun Timur Euro Update: Buffon Nomor 3, Kiper Polandia Nomor Satu
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 02:19:33
Tribun Timur Euro Update: Italia Andalkan Toni-Cassano, Perancis Henry-Benzema
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Rabu, 18-06-2008 | 02:10:44
Tribun Timur Euro Update: Italia-Perancis Bahaya, Belanda Kerahkan 9 Pemain Cadangan
Laporan: Irfan Syuhudi/Mansur AM/Aqsa Riyandi. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Kamis, 19-06-2008 | 01:52:47
Tribun Timur Euro Update: Van Basten Ingin Profesional, Contra Ingin Menang
Laporan: Mansur AM/Irfan Syuhudi, Aqsa Riandy. tribuntimurcom@yahoo.com
 

Kamis, 19-06-2008 | 01:49:07
Tribun Timur Euro Update: Ribery Ogah Pulang Cepat, Donadoni Patok Harga Mati
Laporan Mansur AM/Irfan Syuhudi/Aqsa Riandy, tribuntimurcom@yahoo.com


--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

17 June 2008

Sulawesi Selatan, Korea Selatan, Jagung, dan Ekspor

Berikut berita-berita koran Tribun Timur, Makassar, terkait ekspor jagung Sulawesi Selatan ke Korea Selatan. Berita ini bisa diakses di www.tribun-timur.com

Jumat, 16-05-2008 | 00:13:42 
Daewoo Korea Minati Jagung Sulsel 2 Juta Ton
Laporan: firmansyah. tribuntimurcom@yahoo.com
 
Makassar, Tribun - Perusahaan Daewoo, Korea, sepakat untuk membeli produksi jagung dari Sulsel sebanyak 2 juta ton per tahun.
 
Hal itu merupakan hasil kesepakatan antara Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dengan Presiden Direktur Daewoo Indonesia, Thomas Jang di Jakarta tadi malam, Kamis (15/5).

Syahrul melakukan negosiasi perdagangan komoditi itu didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lutfi Halide, Karo Humas dan Protokol Jufri Rahman, Wakadis Kehutanan (mantan karo humas) Annas GS, dan dosen Unhas Imam Mujahid Fahmi.

Sebelumnya Gorontalo hanya mampu memenuhi kebutuhan bahan baku pakan permintaan Daewoo sebanyak 200 ribu ton. Syahrul mengaku optimis permintaan 2 juta ton itu mampu dipenuhi.

"Untuk pembelian jagung itu kita tetapkan harga pasar sehingga petani diuntungkan," ujar Syahrul. Pembelian dengan sistem cash and cary. Dalam waktu dekat pihak Daewoo akan ke Makassar untuk menandatangani kesepakatan resmi dengan Pemprov Sulsel.

Menurut penjelasan Luthfi, sentra produksi jagung di Sulsel tersebar di wilayah selatan dari Gowa hingga Bone dengan lahan termanfaatkan baru 260 ribu ha dari potensi 400 ribu ha.

Produksi jagung di Sulsel selama ini baru 890 ribu ton per tahun. "Kesepakatan itu akan menstimulus peningkatan produksi jagung kita yakni lima ton per hektar sehingga permintaan tersebut bisa dipenuhi untuk satu musim tanam saja," ujar Lutfi.

Pihak investor dari Korea itu juga berjanji jika pasokan yang mereka minta mampu dipenuhi secara stabil akan membangun silo dan pabrik pengolahan/produksi pakan di Sulsel.

"Jadi tidak perlu diekspor lagi ke Korea dan rencana itu itu tentunya akan semakin memberikan nilai tambah kepada petani dan masyarakat Sulsel," ujar Annas yang menghubungi Tribun melalui ponsel.(*)



Rabu, 09-04-2008 | 17:37:19 
Investor Korea Lirik Jagung Sulsel
Laporan: Apriani Landa/Meliana Bory, tribuntimurcom@yahoo.com
 
Makassar, Tribun - Investor asal Korea dari perusahaan Harim Group melakukan penjajakan pada hasil pertanian Sulsel, khususnya tanaman jagung. Harim adalah perusahaan General Food and Agro Group.
 
Vice President Harim Group dari Planning Dept dan Planning Div, In Kyu Lee, menyatakan keinginannya itu saat bertemu dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di kantor gubernur, Rabu (9/4).

Lee bertemu Syahrul di hari pertamanya menjabat sebagai Gubernur Sulsel setelah dilantik mendagri, Selasa (8/4). Lee bersama Ketua Asosiasi Jagung Indonesia (Ajindo) Sulsel Yusran Paris dan rombongannya.

Menurut Lee, jagung di Sulsel sangat bermutu sehingga perusahaannya melakukan penjajakan agar bisa mengembangkan produksi jagung di Sulsel.

Sementara menurut Yusran, produksi jagung di Sulsel sekitar 800 ribu ton per tahun. Lahan pertanian jagung di Sulsel mencapai 400 ribu hektar.

Dan sampai saat ini baru sekitar 200 ribu hektar lebih yang dimanfaatkan. Itu berarti bahwa masih ada sekitar 200 ribu hektar lahan yang belum di manfaatkan.

Padahal, jika 400 ribu hektar itu dimanfaatkan dengan maksimal, tidak menutup kemungkinan produksi jagung Sulsel akan bertambah. Dan tidak menutup kemungkina juga bahwa makin banyak investor yang akan melirik jagung Sulsel.(*)

Rabu, 11-06-2008 | 21:12:18 
6.000 Ton Jagung Sulsel Gagal Diekspor
Laporan: Andi Syahrir, tribuntimurcom@yahoo.com
 
Makassar, Tribun - Sekitar 6.000 ton jagung jagung asal Sulsel gagal diekspor ke Korea Selatan (Korsel). Saat ini, jagung tersebut terpaksa dikarungkan, untuk selanjutnya diperdagangkan ke beberapa pulau di dalam negeri.
 
Seperti dilansir tempointeraktif, Rabu (11/6), di gudang 104 Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Makassar, puluhan buruh mengarungkan 3.300 ton jagung pipil kuning.

Manager Divisi Pelayanan Barang dan Aneka Usaha PT (Persero) Pelabuhan Indonesia IV cabang Makassar, Albert Koswara, mengatakan saat ini di salah satu gudangnya menampung 3,3 ribu ton jagung pipil kuning, dimana jagung ini berencana diekspor ke Korsel.

Rencana ekspor jagung ke Korsel ini, dalam sekali pengiriman jumlahnya sekitar 6 ribu ton. Hanya saja kapasitas gudang Pelindo IV yang terbatas, sehingga yang baru ditampung hanya 3,3 ribu ton.

Kegiatan pengangkutan ekspor tersebut dijadwalkan pada 4 Juni lalu menggunakan kapal NV Ocean Galaksi. Namun keesokan harinya kapal berangkat menuju pelabuhan Belawan tanpa mengangkut jagung.

"Kami juga kaget, kenapa tidak jadi diangkut," kata Albert sembari menambahkan jagung tersebut akan diangkut ke Jakarta dan Lampung.

Adapun pemilik jagung pipil kuning di gudang 104 PT Pelindo IV adalah PT Teluk Intan, dan kegiatan ekspor jagung ini melibatkan PT Daewoo.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel Lutfi Halide yang dihubungi terpisah mengungkapkan, gagalnya pengangkutan jagung yang akan diekspor tersebut karena jumlah jagung belum mencukupi 6 ribu ton.

"Jadi untuk diekspor, masih menungggu untuk mencukupi 6 ribu ton," katanya.(*)


Kamis, 05-06-2008 | 15:43:38 
Sulsel Ekspor 7.000 Ton Jagung ke Korsel
Laporan: Andi Syahrir, tribuntimurcom@yahoo.com
 
Makassar, Tribun - Sulawesi Selatan dalam pekan ini akan merealisasi ekspor jagung ke Korea Selatan sebanyak 7.000 ton. Ini merupakan kerja sama Pemprov Sulsel dengan perusahaan asal negeri ginseng tersbeut, Daewoo.
 
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel Lutfi Halide mengatakan di Makassar, Kamis (5/6), ekspor tersebut seyogyanya dilepas Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di pelabuhan Makassar, hari ini, namun kapal dari Korea Selatan terlambat sandar karena dihantam ombak besar.

Dilansir Antara, dirinya berharap, pelepasan ekspor perdana tersebut akan dilaksanakan dalam dua atau tiga hari ke depan.

Presdir Daewoo Indonesia Thomas Jang pada 15 Mei 2008 menemui Gubernur Sulsel untuk mengajak kerjasama di bidang bisnis jagung.

Dalam pertemuan tersebut, perusahaan Korea ini akan membeli dua juta ton jagung Sulsel setiap tahun dan akan menginvestasikan dananya untuk membangun pabrik pengolahan jagung di Sulsel.

Jagung tersebut akan dibeli langsung dan tunai dari petani dengan harga pasar sehingga petani diuntungkan dan mereka termotivasi untuk meningkatkan skala usaha tani mereka, kata Lutfi.(*)


Jumat, 16-05-2008 | 23:54:12 
Jagung-Padi Sulsel Percontohan Nasional
Laporan: Firmansyah, tribuntimurcom@yahoo.com
 
Jakarta, Tribun - Komoditi jagung dan padi Sulsel akan menjadi percontohan nasional (pilot project) dalam hal pengembangan dan pembudidayaannya.
 
Hal itu dirumuskan dalam pertemuan antara Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dengan Menteri Pertanian Anton Apriyantono di Jakarta, Jumat (16/6).

Syahrul yang didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Luthfi Halide, Karo Humas dan Protokol Jufri Rahman, Wakadis Kehutanan Annas GS, dan akademisi Unhas Imam Mujahid hari ini melakukan sejumlah pertemuan.

Selain bertemu Anton, juga melakukan pertemuan dengan pihak Bulog dan CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa.

Terkait dengan rencana pengembangna komoditi padi dan jagung, Syahrul akan mengumpulkan bupati dan wali kota se-Sulsel, Senin pekan depan.

Sehari sebelumnya, Syahrul dan rombongan bertemu manajemen Daewoo, perusahaan asal Korea Selatan dan menyepakati kerja sama penyediaan stok jagung 2 juta ton per tahun.

Saat bertemu Erwin, menurut Luthfi, pihak Bosowa menawarkan keinginan untuk mendukung sektor pertanian Sulsel dengan menggelar program mekanisasi pertanian di daerah ini yakni Pelayanan Jasa Alsin Pertanian.

"Bosowa akan menyediakan peralatan pertanian yang bisa digunakan petani denga sistem sewa bertarif murah," ujarnya. Petani bisa membayar setelah panen.(*)

--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

Ogah Jagung Amerika, Korea Lirik Sulsel

Korea Selatan mencari jagung di Sulawesi Selatan. Kabar baik untuk petani. Semoga tidak dihalangi oleh birokrasi yang motifnya memungut rente, dan pada akhirnya, merugikan petani.


Sumber: Surat Kabar Tribun Timur, Makassar, tribun-timur.com


Selasa, 17-06-2008 | 22:26:27 
Ogah Jagung Amerika, Korea Lirik Sulsel
Laporan: muhammad irham. la_toge_langi@yahoo.com
 
Makassar, Tribun - Koperasi Pertanian Korea Selatan (KPKS) berminat mengimpor jagung kuning sal Sulawesi Selatan untuk menutupi kekurangan stok jagung di negeri itu yang mencapai tujuh juta ton per tahun.
 
Keinginan itu disampaikan Kepala Bidang Pakan KPKS Ryu Gi Man saat menemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di kediaman Gubernur Jl Sungai Tangka, Makassar, Selasa (17/6). Ryu didampingi sejumlah pengurus koperasi asal negeri itu dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Sulsel, Amal Natsir.

"Selama ini kami mengimpor jagung dari Amerika sebanyak tiga juta ton. Tapi mekanisme impornya timpang dan sangat berbelit, makanya kami mengalihkan ke wilayah Asia Tenggara khususnya Sulsel," jelas Ryu.

Jagung Sulsel dinilai sangat kompettitf dari segi harga namun harus diiringi dengan perbaikan kualitas. Ryu berharap Pemerintah Sulsel memberikan kemudahan fasilitas dengan melakukan pembenahan infrastuktur dan melakukan perbaikan kualitas jagung.

Korea siap mengimpor jagung asal Sulsel karena yakin kualitasnya tidak kalah dengan jagung asal Amerika. Dalam waktu dekat ini, tim dari Korea akan meninjau sejumlah daerah yang menjadi sentra penghasil jagung di Sulsel.

Beberapa daerah yang direkomendasikan oleh pemprov untuk dikunjungi antara lain, Takalar, Jeneponto, Gowa, dan Kabupaten Luwu. Keempat daerah ini memiliki lahan yang ditanami jagung seluas 480 ribu hektar.

Beberapa waktu lalu, Sulsel gagal mengekspor jagung ke Korea Selatan karena jagung yang sudah dikemas dalam kontainer sudah tercemar jamur aflatoksin yang berbahaya bagi kesehatan ternak. Jagung itu terpaksa dipulangkan kembali ke Indonesia. (*)

--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com