16 February 2008

TV Lokal Banjarmasin

Maraknya TV Lokal, Janji Angkat Budaya Daerah
Sabtu, 09-02-2008 | 01:09:37
Langit di kota Banjarmasin kian disesaki frekuensi stasiun televisi. Kini, sejumlah televisi swasta lokal telah mengudara. Orientasi bisnis atau mengangkat kearifan lokal?
Melintas di Jalan Pramuka tembus ke Jalan Veteran Banjarmasin bakal disuguhi enam tiang tower. Letaknya saling berdekatan. Menara-menara itu adalah pemancar stasiun televisi swasta. Dua di antaranya adalah pemancar televisi lokal.
Dua yang lokal itu milik Duta TV yang berada di bawah bendera PT Duta Televisi Indonesia dan PT Borneo Television yang mengiklankan diri dengan TVB.
Pun di Jalan Gatot Soebroto. Di antara sederet menara pemancar stasiun TV nasional, mencuat pemancar milik PT Banjar Elektronika Sarana Televisi dengan Banjar TV-nya.
Siapa aktor di balik TV-TV lokal itu? Mereka adalah para pengusaha Banua. Owner Banjar TV adalah Dristie Prajnavirya Adistana. Sedang Duta TV yang awalnya didanai HM Ramlan, kini muncul sosok Rudy Tansil dan Sukendi Johan yang ikut mengelola. Sedangkan TVB didanai oleh Solai Limantara dan Hilman Zakir.
Ketiga stasiun televisi lokal ini memang belum memperoleh izin tetap dari Menteri Komunikasi dan Informasi. Namun, mereka sudah mendapat rekomendasi dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel sehingga berhak mengudara sebagai percobaan siaran pemancar.
Banjar TV dan Duta TV sudah 'berani' unjuk gigi. Sedang TVB masih ancang-ancang untuk siaran. Meski belum mengudara, mereka menasbihkan diri membidik segmentasi sebagai TV news (televisi berita).
Direktur Utama TVB, Ahmad Rosyadi beralasan, berita lokal yang mengutamakan unsur kedekatan bisa menarik minat warga Kalsel untuk menonton.
"Selama ini banyak informasi di Kalsel yang tidak ter-cover oleh televisi nasional. Informasi tidak terpatok peristiwa, tetapi bisa kuliner, budaya atau tempat-tempat menarik. Ini yang akan kita angkat melalui TVB," ujarnya kepada BPost, Jumat (8/2).
Station Manager Banjar TV, Kamarul Hidayat, tak mau kalah. Dia menegaskan mereka hadir untuk memberi alternatif tontonan. "Dengan jargon TV-nya Urang Banjar akan mengangkat kultur budaya daerah seperti madihin dan lainnya serta aspek-aspek yang mendukung perekonomian masyarakat Kalsel," ujarnya.
Ramlan pun mengatakan stasiun televisinya komitmen menggalakkan seni budaya masyarakat Kalsel. "Di stasiun televisi nasional seperti itu kurang mendapat sorotan. Kalau pun ada porsinya kecil. Kita juga akan mengangkat hasil-hasil pembangunan Kalsel baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya dan keagamaan," tuturnya.
Seorang warga, Adi mengaku senang dengan kehadiran mereka. Namun, ia berharap stasiun televisi itu tidak menjadi duplikat dari televisi nasional. Lebih mengedepankan kepentingan publik, bukan bisnis semata.
"Harapan kami TV lokal mampu lebih arif dalam tayangannya dan lebih mendidik. Jangan sampai rating menjadi alasan sehingga tayangan tidak lagi memperhatikan kultur orang Banjar yang agamis," tukasnya.
Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel, Samsul Rani mengatakan, munculnya TV lokal merupakan hal positif bagi penyampaian beragam informasi. "Bagi KPID sendiri, hadirnya TV lokal menjadi tantangan untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat. Sebab selama ini pengawasan hanya pada radio dan meneruskan laporan warga yang protes dengan tayangan TV nasional," tukasnya.
Kebangkitan para pengusaha lokal ini merupakan suatu fenomena menarik. Mengingat, Banjarmasin bukanlah kota sebesar Bandung, Surabaya atau Jakarta. Apalagi investasi di pertelevisian tidaklah murah.
Tidak lagi ratusan juta tetapi mencapai angka miliaran. Ambil contoh Duta TV. Menurut Ramlan, investasi yang ditanamnya sudah melebihi Rp 4 miliar. "Kira-kira perlu dana Rp 5 miliar lagi," ujarnya. (ais)


www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

Indosiar Jogjakarta


http://okto.silaban.net/2008/01/general/indosiar-lokal-jogja-vs-jogja-tv-bukti-potensi-tv-lokal/

Indosiar Lokal Jogja vs Jogja TV, Bukti Potensi TV Lokal

Tags: ,
IndosiarKalau di TVRI ada yang namanya TVRI Lokal, seperti TVRI Jambi, TVRI Jogja, dll. Nah kali ini nampaknya Indosiar mencium peluang bisnis yang bagus dengan model siaran seperti ini.
Beberapa waktu lalu saat nonton film di Indosiar, tiba - tiba muncul newsticker (teks berjalan di bagian bawah layar TV). Tulisannya berbunyi kurang lebih : "Sesaat lagi saluran ini akan berpindah ke saluran lokal". Aku dan temenku awalnya tidak mengerti maksudnya apa.
Tadi pagi setelah berkeliling - keliling Jogja melihat sisa - sisa perayaan Tahun Baru, aku menghidupkan TV tunner untuk melihat berita. Saat itu aku membuka saluran Indosiar. Aku bingung kok seluruh berita dan acara - acaranya seputar Jogja saja. Dan di bawah logo Indosiar pun tertera teks Yogyakarta. Ternyata ini adalah saluran Indosiar lokal Yogyakarta. Wow.. suatu hal yang baru nih.
Secara umum bentuk desainnya terkesan masih copy paste dari Indosiar nasional (ya jelaslah.., memang sama - samaIndosiar kok). Tetapi untuk kualitas acara, aku rasa masih kalah dengan Jogja TV. Masih "kurang Jogja".
Saya tidak tahu apakah RCTI, Trans Corp, ANTV, dll membuka saluran lokal juga di daerah lain. Tetapi yang jelas ini membuktikan bahwa potensi TV lokal sangat besar. Kebetulan kesempatan ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemain lokal, maka TV Nasional yang mengisinya. Saya katakan tidak dimanfaatkan dengan baik, dengan melihat Tugu TV yang akhirnya tutup, kemudian RBTV yang kualitasnya tidak pernah membaik. Untungnya masih ada Jogja TV yang saya nilai perkembangannya cukup baik. Bahkan beberapa acaranya sudah melekat di benak warga Jogja.
Kalau stasiun TV Lokal tidak segera berbenah.., bukan tidak mungkin mereka akan mati dengan sendirinya. Di Jogja sendiri sedang ada persiapan statsiun TV Lokal baru, bernama Malioboro TV. Di Jambi pun saat ini sedang dipersiapkan Jambi TV.
01/01/08 | General | Okto Silaban |Trackback |

www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

Satu Jakarta 20 Stasiun TV

http://organisasi.org/daftar_stasiun_televisi_lokal_dan_nasional_yang_bisa_ditangkap_di_jakarta

Daftar Stasiun Televisi Lokal dan Nasional Yang Bisa Ditangkap di Jakarta

Berikut ini adalah daftar siaran TV yang bisa ditangkap di sekitar wilayah Jadebotabek (jakarta depok bogor tangerang bekasi). Untuk TVRI 1 dan 2 ditangkap di frekuensi VHF, sedangkan tv swasta bisa ditangkap d frekuensi UHF. Awalnya CTV berada di VHF, namun saat ini pindah ke UHF. Gunakan antena yang berkualitas untuk dapat menangkap semua sinyal stasiun TV. Kuat sinyal bervariasi antara satu daerah dengan daerah lain, serta dipengaruhi pula oleh ketinggian dan hambatan antena yang digunakan untuk menangkap sinyal siaran televisi. Jika anda menggunakan Antena Parabola maka tidak semua siaran tersedia melalui satelit.
1. TVRI - Televisi Republik Indonesia
Stasiun TV tertua dengan jangkauan terluas di seluruh wilayah nusantara. Acaranya kurang sesuai dengan selera anak muda. Sebagian besar konten dalam negeri. (TV Nasional)
2. TVRI2 - Telebisi Republik Indonesia Programa 2
Siaran mulai dari sore hari hingga malam sekitar jam 9 malam. Acaranya bisa dibilang lebih buruk dibandingkan dengan TVRI pusat. (TV Lokal Jakarta)
3. RCTI - Rajawali Citra Televisi Indonesia
Stasiun tv swasta tertua yang mulai siaran dengan sistem satelit antena parabola. Acaranya umum bervariasi dan penuh dengan sinetron Indonesia. (TV Nasional)
4. SCTV - Surya Citra Televisi
Mirip RCTI dengan tayangan yang bersifat general dan bervariasi. Sinetron-sinetron baru yang berkualitas (bagi ibu-ibu) juga melimpah di TV yang satu ini. (TV Nasional)
5. TPI - Televisi Pendidikan Indonesia
Televisi nasional yang berkaitan selalu dipersepsikan dengan TV dangdut, Film India, Acara Mistis, Sinetron Mistis, dan Humor Lawak. Memang kurang sesuai dengan nama dan peruntukan awalnya. Pada awal berdirinya banyak menayangkan acara pelajaran sekolah yang diulang-ulang sehingga membosankan dan membingungkan pemirsanya. (TV Nasional)
6. ANTV - Andalas Televisi
Banyak acara-acara yang kurang menarik. (TV Nasional)
7. Indosiar
Sekelas dengan RCTI dan SCTV yang sifatnya umum. Siaran juga merajalela di TV ini. (TV Nasional)
8. TVRI Bandung (Jawa Barat) - Televisi Republik Indonesia Daerah Bandung
Siarannya kebanyakan disamakan dengan TVRI pusat. Namun kadang-kadang menampilkan acara sendiri dengan logo yang berbeda di pojok atas tv. sinyalnya kurang kuat sehingga gambarnya tidak jelas. (TV Lokal Jawa Barat)
9. Metro TV
Acara berita yang paling berani dan objektif. Beritanya selalu hangat dan menarik untuk disaksikan. TV ini akan heboh jika ada event tertentu yang menarik perhatian orang banyak baik lokal maupun internasional. Jika tidak ada event maka TV ini akan menayangkan acara sport, travel, iptek, ngobrol-ngobrol, dan lain sebagainya. (TV Nasional)
10. Global TV
TV yang berkolaborasi dengan Nickeloden untuk tayangan acara kartun anak seperti dora the exlorer dan spongebob squarepants. Berkolaborasi juga dengan MTV untuk acara musik lokal dan global. (TV Nasional)
11. TransTV
Setingkat di atas RCTI dan SCTV dengan banyak acara kreatif dan segar seperti humor extravaganza. Namun dari sisi sinetron pun juga tidak mau kalah. (TV Nasional)
12. Lativi
Televisi yang menjadi TV Anak di pagi dan sore hari (Banyak film kartun anak). Pada malam hari suka menayangkan dan menyiarkan acara dewasa atau untuk 17 tahun ke atas (seharusnya 21 tahun ke atas, 17 tahun masih terlalu lugu dan belum dewasa. Di USA ukuran dewasa adalah 18 tahun untuk sex dan 21 tahun untuk minuman keras). Sinema layar tancap biasanya diputar di malam akhir pekan. (TV Nasional)
13. TV7
Acara olahraga lebih akrab dengan TV ini. Biasanya menayangkan sepakbola nasional, sepakbola timnas, bola voli, balapan, dan juga sepakbola liga inggris. (TV Nasional)
14. CTV
Acaranya banyak yang kurang menarik. Televisi acara umum. (TV Lokal Banten). Gambar tidak bagus di sekitar jaksel.
15. O Channel
Acaranya kebanyakan musik dan film asing yang kurang bagus.
16. TV Bogor
Siaran Percobaan. (TV Lokal Bogor). Gambar tidak bagus.
17. JakTV
Acaranya mayoritas adalah acara tips untuk kalangan atas (berduit) di Jakarta, info Jakarta, dan musik. Setiap pagi dan larut malam biasanya ada Jak Chat, yaitu chatting di tv dengan sms premium.
18. Space Toon
Siaran acaranya didominasi oleh acara film kartun anak dan lagu anak. (TV Lokal Jakarta)
19. Elshinta TV
Siaran Percobaan. (TV Lokal Jakarta). Gambar tidak bagus.
20. Dai TV
Siaran Percobaan. (TV Lokal Jakarta). Gambar tidak bagus.


www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

Kanal Frekwensi TV Tersedia di Jatim



http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2005/02/04/brk,20050204-77,id.html

 
Jawa Madura
Jawa Timur Masih Terbuka Pengajuan Izin TV Lokal
Jum'at, 04 Pebruari 2005 | 21:16 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Provinsi Jawa Timur masih terbuka untuk pengajuan perizinan stasiun televisi (TV) lokal.

Menurut Hans Edward Hehakaya, anggota Komisi Penyiaran Independen Daerah (KPID) Jawa Timur, saat ini dari 89 kanal frekuensi yang terbagi dalam 11 wilayah layanan, baru 28 kanal yang terpakai. "Jumlah kanal frekuensi tersebut lebih terkonsentrasi pada kota besar, seperti Surabaya dan Malang," katanya, Jumat (4/2).

Menurut dia, 28 kanal frekuensi TV tersebut hanya mencakup 8 wilayah layanan, yang meliputi Surabaya, Malang, Madiun, Pacitan, Pasuruan, Sumenep, Bondowoso, Jember, dan Magetan.

Hans menjelaskan, jumlah keseluruhan TV lokal yang telah mengajukan permohonan perizinan siaran kepada KPID Jawa Timur 39 TV. Dari jumlah itu, yang terbanyak berasal dari Malang (11 TV), Surabaya (8), dan Madiun (3). Adapun perusahaan televisi swasta nasional yang telah mengajukan izin di Jawa Timur adalah RCTI dan Indosiar.

Saat ini masih ada tiga wilayah layanan kanal frekuensi TV lokal di Jawa Timur yang masih belum terisi, yaitu di daerah Bondowoso dan Madura. "Mungkin daerah tersebut dianggap tidak menguntungkan," kata Hans. (Zed Abidien)


www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

TV Lokal di Semarang


http://www.suaramerdeka.com/harian/0409/07/nas05.htm

Selasa, 07 September 2004
NASIONAL
Line

Kemunculan TV Lokal (3-Habis)

Bersaing Ketat, Andalkan Program


RUANG KONTROL: Salah seorang kru televisi mengamati siaran melalui layar monitor di ruang kontrol. (55e) - SM/Achiar MP


KEMUNCULAN TV-KU beberapa waktu lalu menambah jumlah TV swasta lokal komersial di Jateng. Di Semarang saja, paling tidak stasiun tersebut harus bersaing dengan TV sejenis yang telah lebih dulu ada, yaitu TVB dan Pro-TV. Namun fenomena tersebut menandakan ada optimisme pengelola stasiun televisi lokal dalam merebut segmen pemirsa.
Prospek bisnis pertelevisian agaknya juga bergerak ke arah yang bagus. Maret tahun lalu saat TVB uji tayang, tak semua kalangan menganggap bisnis itu bakal prospektif. Ada pesimisme yang cukup signifikan terhadap kemunculan TV swasta lokal komersial itu di wilayah Jateng.
Pesimisme itu tentu tak muncul tanpa alasan. TV lokal dibayangkan tak bakal mampu bersaing dengan TV swasta nasional. Apalagi yang disebut terakhir itu bertambah banyak dan juga menjadikan pemirsa di tataran lokal Jateng sebagai segmennya.
Bukan itu saja, besar biaya operasional sebuah televisi swasta menjadi momok yang menakutkan. Beberapa TV swasta nasional yang dikabarkan selalu rugi ketika itu karena sedikitnya iklan yang didapat juga bukan cerita awalan yang menggembirakan. Padahal, sebagai contoh saja, untuk sebuah program tayangan, biaya produksi yang harus dikeluarkan bukan main besar.
Namun pesimisme itu ditangkap pengelola TVB hanya serupa batu kecil yang masuk ke lubang sepatu. Optimisme mereka bakal mampu merebut segmen pemirsa lokal begitu besar.
"Masih banyak potensi Jateng yang belum tergarap TV swasta nasional. Dan kami bermain di wilayah itu. Apalagi provinsi ini kaya potensi kultural dan ekonomis," ujar Hengky Gunawan Prasetiyo, Direktur TVB.
Kenyataannya, dua bulan berikutnya TVB resmi diluncurkan, meskipun cakupan tayangannya masih sangat terbatas di beberapa wilayah seputar Semarang. Kini, lebih dari setahun beroperasi televisi tersebut masih kukuh. Lebih dari itu, makin menerakan optimisme bisnis tersebut, November mendatang TVB memperlama jam tayang, dari 5,5 jam menjadi 17 jam.
Bagaimana dengan Pro-TV, TV swasta lokal lainnya di Semarang? Agustina Dewi, General Manager TV tersebut dengan tegas menyatakan optimismenya. Mengapa?
"Kenapa tidak optimistis? Bagaimanapun TV swasta lokal tetap dibutuhkan. Dia menjadi alternatif TV nasional."
Apalagi, kata wanita itu, ada misi TV swasta yang tak bisa disepelekan. Dia menjadi aset provinsi untuk mengembangkan daerah tersebut. Betapa tidak, informasi perkembangan daerah bisa disampaikan pada masyarakat lewat tayangannya. Selain itu, tenaga kerja yang terserap ke dalam bisnis itu juga bukan hal yang tak penting.
Optimisme serupa juga disebutkan TV-KU yang baru diluncurkan Agustus lalu. Sebagai televisi yang lahir dari dunia kampus, secara spesifik terkesan aneh kalau harus bersaing dengan dua TV sebelumnya. Lebih dari itu, Dr Yuliman Purwanto MEng, Direktur PT Televisi Kampus Udinus, sangat yakin TV swasta lokal mampu bersaing dengan TV nasional dalam meraup keuntungan.
"Meski tak terlalu besar, kalau segmen pemirsa dan karakteristik program tayangannya jelas, tak ada alasan untuk tak mampu bersaing. Kalau diibaratkan pembagian kue, ya tetap dapatlah. Cuma kalau TV nasional giginya besar-besar, jadi gigitannya besar pula," ujar dia sembari tertawa.
Tak main-main dengan hal tersebut, Yuliman yakin TV-KU akan mencapai BEP (break even point) atau titik impas 3 hingga 5 tahun setelah diluncurkan.
Sangat Mahal
Kenyataannya, betapa pun semua pengelola TV swasta lokal di Semarang tersebut menyatakan optimismenya, pengelolaannya tak selalu mudah. Paling tidak untuk operasionalisasi sebuah televisi membutuhkan biaya yang sangat mahal. Itu mencakup biaya untuk program tayangan, listrik, telepon, dan karyawan. Padahal, 100 persen pemasukannya berasal dari perolehan iklan.
Sekadar contoh, dalam sehari saja TVB harus mengeluarkan antara Rp 20 juta dan Rp 25 juta. Itu untuk jam tayang selama 5,5 jam. Jauh berbeda dari jumlah itu, TV-KU yang tayang selama empat jam, mengisarkan biaya produksi Rp 15 juta hingga Rp 20 juta untuk satu bulan.
"Tapi itu belum mencakup gaji dan honor pegawai yang memang ditanggung yayasan (Yayasan Perguruan Tinggi Dian Nuswantoro). Apalagi, produksi TV-KU masih sangat kecil."
Adapun Pro-TV tak secara spesifik menyebut jumlah biaya operasional. "Maaf kami tak bisa menyebut jumlahnya. Itu rahasia perusahaan," kata Agustina.
Namun, yang pasti kisaran biayanya bisa ditebak: cukup tinggi. Walau begitu, biaya yang tinggi tersebut tak akan memusingkan benar kalau perolehan iklan cukup signifikan. Dan kata Hengky dari TVB, sebenarnya potensi pengiklan di Jateng sangat besar. Nah, itu juga alasan optimisme pada televisinya.
"Selama ini kendalanya berpusar pada mahalnya pembuatan iklan. Kebanyakan pembuat iklan lari ke Jakarta yang mahal. Andai makin banyak PH (production house) lokal yang lebih murah, itu akan merangsang pengiklan."
Ucapan Hengky tentu mengungkap mengenai "kran" lain dalam bisnis pertelevisian. Singkatnya, makin banyak PH diharapkan makin banyak pembuatan iklan yang lalu ditayangkan di TV swasta lokal. Kalau sudah demikian, tak ada alasan untuk tak optimistis.
Keserupaan Tayangan
Di samping soal biaya tinggi, televisi-televisi tersebut juga dihadapkan pada persaingan. Keserupaan tayangan TV-KU dan TVB dalam memikat pemirsa masih dijumpai pada sebuah tayangan lain. Kalau TVB memiliki "Redup", TV-KU menajukinya dengan "Resah (Realita Kisah)". Isinya boleh dibilang setali tiga uang.
Apa nilai diferensial TV-KU sebagai "si bungsu" di Semarang? "Program-program TV-KU dikemas dengan sentuhan sinematografis. Jadi, punya nilai rasa yang berbeda bila dibandingkan dengan program yang sudah ada sebelumnya," ujar Imam Rachmayadi, News Director TV-KU.
Di luar keserupaan itu, yang pasti Dr Yuliman Purwanto MEng dari TV-KU yakin, media elektroniknya akan mampu bertahan di tengah persaingan yang disebutnya "sengit" di antara televisi swasta. Selain mengandalkan kemenarikan program, keyakinan itu juga didasari komitmen Yayasan Perguruan Tinggi Dian Nuswantoro untuk menopang keberlangsungan stasiun TV tersebut.
"Ibaratnya, tanpa iklan pun TV-KU tetap bisa mengudara. Sebab, sampai hari ini yayasan masih menanggung 100 persen biaya operasional."
Tentu saja itu berbeda dari dua TV swasta lainnya yang harus membiayai segalanya dari perusahaan. Makanya, Agustina sangat berharap, dalam merebut pemirsa secara sehat, penetapan tarif iklan harus sehat pula.
"Tarif iklan TV ideal adalah minimal 30 persen di atas tarif iklan radio. Saya berharap penetapan itu ditentukan secara jelas."
Intinya, selain program-program unggulan yang diandalkan untuk merebut pemirsa, TV swasta lokal juga harus berebut pula dalam pemerolehan iklan. Sebab, seperti telah disebutkan, TV hidup 100 persen dari iklan. Untuk kasus itu, TV-KU yang tanpa iklan tetap beroperasi bisa disebut "sangat beruntung".
Bagaimanapun hal-hal tersebut menjadi pekerjaan yang tak ringan bagi pengelola untuk tetap bisa bertahan. Sebab, optimisme mengenai prospek bisnis pertelevisian harus diimbangi dengan strategi merebut pemirsa yang jitu.(Saroni Asikin, Achiar M Permana, Haryo Hernandhono-33t)


www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

12 February 2008

Gubernur Perkenalkan Portal Tribun ke Pangkoopsau


http://www.tribun-timur.com/view.php?id=63681&jenis=Politik

Selasa, 12-02-2008 
Gubernur Perkenalkan Portal Tribun ke Pangkoopsau
CARETAKER Gubernur Sulawesi Selatan Ahmad Tanribali Lamo sumringah di hadapan para petinggi Komando Operasional Angkatan Udara (Koopsau) II, di Markas Komando Koopsau II, Jl Perintis Kemerdekaan Km 15, Makassar, Senin (11/2). Sesekali ia menyeruput secangkir teh di meja untuk mencairkan suasana.
Mantan Asisten Personalia KASAD dengan pangkat terakhir mayor jenderal ini, bertemu dengan Pangkoopsau II Marsekal Muda Yushan Suyuti, Kaskoopsau II Marsekal Pertama Benjamin Dandel, dan Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Pangkosekhanudnas) II Marsma Adityawarman, serta sejumlah petinggi Koopsau II lainnya.
 
Di sela-sela perbincangan tertutup tersebut, Ahmad tiba-tiba berbicara mengenai perkembangan informasi di Sulsel. "Coba buka Portal Tribun-Timur. Anda akan mendapatkan berita terbaru di Makassar dan Sulsel," kata Tanri kepada para petinggi tersebut.
Tanri menceritakan ketika ia diundang menghadiri launching Portal Tribun-Timur di Hotel Sahid, Sabtu malam lalu. Ia merasa takjub karena kejadian beberapa saat sebelumnya sudah dapat dibaca di portal."Jangan-jangan pertemuan kita sekarang sudah ada di portal," kata Tanri, yang diikuti tawa para perwira tinggi komando pangkalan udara itu.

Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555) (muhammad irham)


www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

Imel Ten 2 Five Puji Portal Tribun

http://www.tribun-timur.com/view.php?id=63679&jenis=Makassar


Selasa, 12-02-2008 | 15:41:01 
Imel Ten 2 Five Puji Portal Tribun
Laporan: meliana bory. mhellonk_ftuh@yahoo.com
 
Makassar, Tribun - Meski resmi dilaunching Sabtu, 9 Februari lalu, edisi real time Tribun Timur (portal) mendapat decak kagum dari vokalis Ten 2 Five, Imel. Menurut vokalis yang baru bergabung di grup band papan atas Indonesia ini, para pembaca berita Makassar hari ini, tidak perlu lagi menunggu hingga besok di edisi cetak.
 
Pasalnya, dengan hanya meng-klik di portal www.tribun-timur.com, warga Kota Makassar bisa langsung tahu seperti apa kondisi kota yang dijuluki Kota Anging Mammiri ini. "Tidak hanya warga di sini saja, kita-kita yang di Jakarta dan di daerah ataupun negara lain juga bisa tahu. Jadi lebih up date. Mudah-mudahan saya juga bisa terus meng-up date berita dari portal itu," tuturnya.

Imel berharap, harian Tribun Timur ke depan dapat lebih canggih lagi dari yang sudah ada dalam mengeluarkan teknologi pemberitaan. "Sukses terus buat Tribun. Mudah-mudahan bisa terus bertahan di antara persaingan media," tambahnya.

Grup band yang dibentuk sejak 1998 itu, rencananya akan tampil di Botol Musik Hotel Quality, malam ini. Penampilan mereka di Makassar dalam rangka hari Valentine. Mereka juga akan menyanyikan 12 lagu yang bertemakan cinta. (*)

Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555) (wid)



www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

UCAPAN DAN KOMENTAR TERHADAP HUT KE-4 KORAN TRIBUN TIMUR, MAKASSAR

http://www.tribun-timur.com/guest.php?offset=0

Beberapa komentar dan ucapan selamat atas HUT kE-4 surat kabar Tribun Timur, Makassar, di buku tamu portal real time Tribun Timur, www.tribun-timur.com

12-02-2008 | 09:03:37
yan palembangan
urip sumoharjo 105
Email : yanpalembangan@yahoo.com
URL : http://
Komentar :
happy anniversary ke 4 buat tribun timur..moga2 kedepannya selalu menjadi yg terdepan..


12-02-2008 | 02:18:15
TotalTravel
Bandung
Email :
URL : http://www.totaltravel.info/
Komentar :
Selamat kepada Tribut Timur atas HUTnya yang ke-4, Tetap Jaya!


12-02-2008 | 00:20:31
Dahlan
Jl Cenderawasih 430 Makassar
Email : day2_lan@yahoo.com
URL : http://www.tribun-timur.com/
Komentar :
Terima kasih kepada segenap pihak yang memberi perhatian yang begitu besar dan luar biasa kepada Tribun Timur. Ada kritik, juga harapan berkaitan dengan HUT Ke-4 Tribun Timur. Sekali lagi, terima kasih. Salam buat semua. Semoga Makassar, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat semakin jaya. Salam



12-02-2008 | 00:06:23
TURAIHAN AJEHURI
Makassar
Email : raihan_tls@yahoo.com
URL : http://unismuh.ac.id
Komentar :
Selamat Hari Jadi Tribun Trimur,dan terima kasih atas pendampingannya selama ini, semoga umur bertambah kejayaan pun semakin rekat dan kaya khasanah beritanya, Tribun Timur Betul-betul Spirit bagi masyrakat Sulsel dan Sekitarnya. Hormat dan salam kami Keluarga Besar Unit Kegiatan Mahasiswa Seni dan Budaya Talas Universitas Muhammadiyah Makassar.

11-02-2008 | 23:46:16
thahir
makassar
Email : tahir_teaching@yahoo.com
URL : http://unismuh.ac.id
Komentar :
Mat Ulang Tahun Tribun, smoga menjadi Guru, Teman, keluarga masyarakat Sulsel khususnya dan Indonesia umumnya.

11-02-2008 | 20:48:58
puji_we
Manggala-Makassar
Email : puji_we@yahoo.co.uk
URL : -
Komentar :
"met ULTAH u/ Tribun...! Saya penggemar PSM, Horas berita bolanya...Top markotop pokok-e....Eh ngomong2 Tim Pengelola PSM SUPERLIGA sedang getol mencari DUIT u/ biaya PSM, saya da konsep bisnisnya nih....Gimana caranya kontak beliau2 (PENGELOLA&PENGURUS), saya siap presentasi ANY TIME..Thanks Tribun... Sukses Selalu...

11-02-2008 | 12:40:17
Ube'
Daya
Email : rhu_band85@yahoo.co.id
URL : http://
Komentar :
makacih buat berita bolanya yg terup-date. oia, met ultah yg ke-4 nah moga diusiax yg masih muda bget qm akan ttap jd pemimpin di Makassar. kalo bisa banyakin donk kegiatan" sosialx biar masyarakat lbh syg ama tribun-timur.


11-02-2008 | 11:51:53
Acram M. Azis
Makassar
Email : acram@telkom.net
URL : http://acramazis.blogspot.com
Komentar :
Thank's for real time News at Portal Tribun Timur. Good luck and Success...


11-02-2008 | 08:42:37
Hendra gunawan
Kota Palopo
Email : Hen_7hr@yahoo.co.id
URL : http://
Komentar :
Slamat pagi tribun ? Portal tribun pagi ini memuat berita yang sangat perfect, terutama headline berita kota palopo mengenai pendaftaran balon walikota dan cawali, bravo truss tribu-timur

10-02-2008 | 23:40:08
H.MLK
Bone
Email : nabila_cullular@yahoo.com
URL : http://
Komentar :
Met ULTAH Tribun... Jaya Trusss... Portalnya real time, cellular stylenya ok, apalagi Super Ballnya... Pokoknya T O P dah...!!!

10-02-2008 | 22:44:30
oqy
makassar
Email : okky_90@yahoo.com
URL : http://
Komentar :
slamt ultah bwt tribun yg keempat, smoga ttp tmpil muda seperti umurnya.. smoga tribun bkn hanya pemimpin baru, tp pemimpin abadi..

10-02-2008 | 19:40:15
Ube'
daya
Email : rhu_band85@yahoo.co.id
URL : http://
Komentar :
salut bget buat portal tribun timur. akses berita bola jadi lebih cepat.

10-02-2008 | 17:53:54
Andi Boy
Sabah,Malaysia.
Email :
URL : http://www.ranau.com
Komentar :
terus sukses tibun timur....salam sayang buat warga malaysia d ujung pandang....dan keluarga d pinrang,sul-sel...semoga hubungan malaysia-indonseia terus akrab...


10-02-2008 | 15:15:53
Syahrul Bayan, SSTP
Bantaeng
Email : sby_btg@plasa.com
URL : http://
Komentar :
Salam Tribun Timur. Selamat Ulang Tahun Ya... Sukses dan Jaya Selalu. Terima kasih karena berita kami tentang liputan perjalanan petenis Yunior BJTC Bantaeng, Nuradim Ramdhani Iswan, diliput terus hingga selesai setiap turnamen baik tiu skala daerah, nasional maupun internasional. Kami mohon dukungan sponsor dari tribun khusus untuk peliputannya atau yang lain. Insya Allah kami akan berkunjung setelah pulang dari Jakarta hari selasa tanggal 12 Februari 2008. Wassalam 085255508868

09-02-2008 | 14:52:54
M. IDRIS, ST
MAKASSAR
Email : kombos_instral@plasa.com
URL : http://www.prienster/kombos_instral
Komentar :
Selamat Ulang Tahun yg ke-4 Tribun Timur, diharapkan nantinya ada page khusus dalam bidang transportasi by direktur institut Survai Transportasi dan Lingkungan

09-02-2008 | 14:26:49
Ferdy
Selangor, MY
Email :
URL : http://ferdy.myinfo.ws
Komentar :
Selamat Ulang Tahun yg ke-4 Tribun Timur, Semoga makin sukses makin jaya, maju terus sebagai Pemimpin Baru! Makannn makannnnnnnn...... door prize.... Hidup Pak Baso!!!

09-02-2008 | 12:55:05
Dwie BPost
Banjarmasin
Email : ulundwie@yahoo.com
URL : http://--
Komentar :
Selamat Ulang Tahun Sahabat..Maju Terus, Senantiasa Mantapkan Diri Sebagai Pemimpin Baru.

07-02-2008 | 11:32:06
nasrun
Surabaya
Email : nasrun_nur@yahoo.co.id
URL : http://
Komentar :
Aku suka tampilan website-nya "mas" Tribun-Timur. jadi kalau kepingin up date perkembangan Makassar langsung aja aku kunjungi "mas" Tribun. Nitip salam nih buat keluarga ku di Jl. Swadaya No.8 Makassar. Thanks yah mas,...




www.tribun-timur.com
Harian Tribun Timur, Makassar (Sulawesi Selatan, Indonesia)


Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.